Keceriaan Imlek Warnai K Square, Sekolah Kristen Basic Tampilkan Harmoni Budaya, Guru Erma: Kegiatan ini Bagian dari Pembelajaran Menanamkan Nilai Kebersamaan dan Penghargaan Terhadap Keberagaman Sejak Dini
Kepriinsight – Semangat kebersamaan dan sukacita Tahun Baru Imlek terasa begitu hangat saat Sekolah Kristen Basic menggelar perayaan Imlek di K Square, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi budaya yang sarat nilai pendidikan karakter, sekaligus mempererat hubungan antara guru, murid, orang tua, dan masyarakat.
Sejak siang hari, area atrium K Square dipenuhi siswa-siswi Sekolah Kristen Basic yang tampil mengenakan busana bernuansa merah, warna khas Imlek yang melambangkan kebahagiaan, keberuntungan, dan harapan baru. Penampilan mereka sukses mencuri perhatian pengunjung pusat perbelanjaan yang tengah beraktivitas.
Senyum ceria dan rasa percaya diri tampak jelas di wajah para murid yang antusias mengikuti rangkaian acara. Beberapa di antaranya, seperti Marcel Timisela, Marvel Timisela, serta kakak Asian, terlihat larut dalam kebahagiaan Imlek bersama teman-temannya, menampilkan tarian dan pertunjukan seni bernuansa Tionghoa yang telah dipersiapkan dengan penuh semangat.
Salah seorang guru, Erma, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran yang menanamkan nilai kebersamaan dan penghargaan terhadap keberagaman sejak dini. Menurutnya, perayaan Imlek tidak hanya menjadi ajang tampil di depan umum, tetapi juga sarana bagi anak-anak untuk belajar percaya diri, saling mendukung, serta memahami bahwa perbedaan budaya adalah kekayaan yang patut dirayakan bersama.
Para guru tampak aktif mendampingi murid-murid selama kegiatan berlangsung. Kehadiran mereka bukan sekadar sebagai pendidik, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar sekolah yang ikut merasakan kebahagiaan bersama anak-anak didiknya. Interaksi hangat yang terjalin mencerminkan nilai kebersamaan dan kasih yang terus ditanamkan dalam lingkungan sekolah.
Tak kalah antusias, para orang tua murid memenuhi sisi area acara. Dengan raut wajah bangga, mereka mengabadikan setiap momen penampilan anak-anaknya. Beberapa terlihat terharu menyaksikan keberanian putra-putri mereka tampil di ruang publik, sekaligus menikmati suasana perayaan budaya yang inklusif dan penuh kehangatan.
Kemeriahan yang dihadirkan Sekolah Kristen Basic di K Square pun mendapat respons positif dari para pengunjung. Banyak di antara mereka yang berhenti sejenak untuk menyaksikan pertunjukan, bahkan ikut larut dalam suasana sukacita. Perayaan ini menjadi bukti bahwa ruang publik dapat menjadi wadah mempererat kebersamaan lintas budaya, sekaligus menebarkan energi positif bagi masyarakat Batam yang multikultural.
